Tentang Semut Terbang (part I)

Halo. Selamat datang di dimsoer.com. pada kesempatan kali ini ijinkan saya berkisah sedikit tentang asal-usul semut terbang..

suatu hari, hiduplah seekor Semut Wanita yang cantiknya luar biasa.
dan terkisahlah seekor Semut Pria yang lama menyukai Semut Wanita. Padahal, Semut Wanita ini adalah selirnya Semut Raja.
semut pria takut mendekatinya.
semua semut takut mendekatinya. bahkan semut raja pun juga!! #laaaah
yatapi namanya cinta. semut pria nekat saja.

Semut Pria: “aku tuh sebenernya udah lama sayang kamu.. sayaaaang banget”
Semut Wanita: “tapi aku selirnya semut raja. Kalau kamu nekat, nanti kamu digigit semut!”
Semut Pria: “aku rela. aku gak takut.”
Melihat kesungguhan Semut Pria yang bahkan sampai berani digigit semut, Semut Wanita jadi terharu..
“baiklah kalau memang kamu keras kepala. tapi ingat, aku tidak menerima semut sembarang semut. aku hanya mau menerima cintamu kalau kamu bisa terbang” , kata semut wanita. Nah lo. Semut Pria jadi bingung.
Apakah yang akan dilakukan semut pria?
Continue reading

Tentang Semut Terbang (part II)

Sinopsis cerita sebelumnya:
Semut Wanita, semut yang paling cantik diantara semut semut lain, ditaksir oleh Semut Pria. dalam usahanya memiliki hati si Semut Wanita, maka Semut Pria harus bisa terbang (di mana saat cerita ini ditulis, adalah mustahil bagi seekor semut untuk bisa terbang)

Semut Pria: “aduh.. dua semut dukun beranak sudah gagal dan mati semua.. tapi aku ngga boleh menyerah.. aku harus bisa terbang”
Kemudian, Semut Pria yang tidak mudah menyerah ini mendatangi semut dukun bercucu.
Semut Pria: “mbah, secara mbah sudah bercucu, pasti lebih sakti dari mereka yang masih beranak”
si semut dukun bercucu: “uhuk uhuk uhuk…”
Semut Pria: “mbah, tolong bantu saya mbah..”
si semut dukun bercucu: “uhuk uhuk uhuk…”

-percakapan pun dilanjutkan satu arah, karena semut dukun bercucu hanya bisa ber-uhuk uhuk tanpa ngomong apa apa, maka saya skip saja-

Continue reading

Lifestraw: sedotan penyaring bakteri dan virus

LifeStraw adalah filter air yang dirancang oleh Vestergaard Frandsen dari Swiss. Vestergaard Frandsen sendiri merupakan sebuah perusahaan Eropa berbasis Internasional yang bergerak dibidang kemanusiaan dan mengkhususkan diri dalam tanggap darurat atas permasalahan yang kompleks dan juga membuat produk-produk untuk pengendalian penyakit. Inovasi-inovasi yang diberikan oleh LifeStraw ini sangat mengesankan sehingga disebut sebagai salah satu temuan terbesar di 2005 oleh Time Magazine dan memenangkan berbagai awards yang di antaranya: ‘Ten Things That Will Change The Way We Live’ Forbes (February 2006), Saatchi&Saatchi “World Changing Idea” awards, Time Magazine “Best Invention of 2005″, Innovation of the year (by Esquire) .

Backpackers minum langsung dengan menggunakan LifeStraw

“LifeStraw®, a revolutionary, personal water-purification tool, for use in the developing world, has won the fifth Saatchi & Saatchi Award for World Changing Ideas.  It was announced last night by Her Royal Highness Princess Badiya of Jordan at a high profile presentation ceremony in New York.

The global Award is made biennially by Saatchi & Saatchi, who established the Award to recognise, celebrate and promote ideas that have the potential to change the world. The US $100,000 prize consists of US$50,000 cash and the equivalent of US$50,000 in Saatchi & Saatchi marketing consultancy”. – New York Times

LifeStraw sangat ideal digunakan oleh warga pada saat keadaan darurat seperti banjir lokal yang kemungkinan dapat mencemari pasokan air minum. LifeStraw ini juga cocok untuk berkemah dan pejalan kaki yang mungkin minum dari sungai atau danau dan ragu dengan keamanan dan kejernihan air. LifeStraw juga berukuran kecil serta ringan untuk dibawa sehingga sangat baik bagi wisatawan yang tidak ingin bergantung pada kualitas air setempat.

Continue reading

Perihal Siang

Halo, kita berjumpa lagi di kisah dimsoer yang ke sekian. Kisah kali ini bertajuk Perihal Siang. kenapa siang?

Siang adalah panas terik dan ketidaknyamanan yang maksimal. Penemuan-penemuan seperti AC (air conditioner) dan es teh (ice tea) adalah beberapa dari banyak upaya manusia untuk mengingkari panasnya siang hari yang panas. Beberapa kali kata panas saya ulang-ulang terus di awal karena inti dari siang adalah panas.

Tapi saya yakin semua ini adalah permainan langit. Cobalah kalian mengerti, bagaimana mungkin saat manusia yang tidak nyaman dengan panas terik justru memiliki siklus kegiatan yang 80% dilakukan di siang hari? Bagaimana sudah mengerti belum? Kalau belum, tidak apa-apa jangan sedih. saya akan menjelaskan lebih jauh. Continue reading

Samsung Galaxy Ace 3

dipeluk istri gara-gara Galaxy Ace 3

posting ini adalah tentang “Si Keren Samsung Galaxy Ace 3″. kenapa saya sebut begitu? karena eh karena, gara-gara hape ini saya sukses dipeluk sama istri. wahahah.

sebenernya juga ada alasan lain sih. adalah ketika budget kita “menengah” tapi kita ingin mendapatkan smartphone dengan spesifikasi “selangit”, ya rasa-rasanya Samsung Galaxy Ace 3 bisa jadi salah satu pilihan serius. selain dia punya dual core processor, internal RAM 1 GB, doi juga udah dilengkapi android jelly bean 4.2 dengan interface premium, belum lagi salah satu fiturnya Sound & Shot yang bisa nambahin suara di foto, dan bonus cloud di dropbox 50GB, dan masih banyak lainnya yang akan saya share kepada man-teman sekalian.

Continue reading

Pak Ustad, Puasa?

Selamat sore pemirsa yang budiman, jumpa lagi di posting yang kesekian dari dimsoer. masih aja kalian pada dateng-dateng ke sini, belum nyesel apa? wahahah. silit.

Ok di update cerita sampah yang kali ini akan saya sertakan keenjoyan di twitter yang sebenarnya mirip sama kejadian waktu jaman kita Lebaran Haji taun 2012. (baca di posting Pak Ustad, Kambing Saya Pak ). Jadi ceritanya waktu mau puasa hari pertama, malam-malam lagi makan seafood sama pacar mendadak dapet mention dari @dudupan_ , @dinihari_ dkk yang selanjutnya bisa kita simak di bawah ini.

(kalau image nya gak keluar, posting asli chirpstory teman-teman bisa dilihat di sini: Ustad Puasa bersama @dimsoer dan teman-teman )

 

 

Chapter 1 – Lupa Namanya Tapi Ingat Rasanya

sudah tiga bulan aku pindah ke kota ini; sebuah kota yang pernah aku tinggali ketika aku lulus SD. dan malam ini, jalanan kota tengah diguyur hujan deras oleh air. hujan air adalah sebuah kondisi yang tidak biasa terjadi di sini karena kota ini adalah kota gersang yang sama sekali tidak pernah mengalami hujan air. setiap hari selalu panas terik. saat malam juga selalu panas terik. bahkan saat hujan pun juga.

di kota yang sangat terkenal oleh kondisi panas dan gersangnya ini, saat hujan biasanya bukan air yang turun dari langit, bukan coklat, dan bukan pula beras organik. yang turun dari langit saat kota ini dilanda hujan adalah tidak ada. ya, tidak ada. oleh karena itu, saat panas terik pun terkadang orang kota sini suka bilang “asik, hujan nih”, padahal tidak hujan.

di malam yang hujan deras oleh air ini aku berlari mencari atap yang bisa aku pakai berteduh. tapi perlu diketahui bahwa aku bukan berteduh untuk menghindari air, aku semata-mata berteduh karena tidak ingin anak buahku bertambah lebih banyak. aku tidak perlu menghindari basah karena tubuhku tidak bisa basah. entah bagaimana, tapi tubuhku ini memang tidak bisa basah karena terlapisi oleh lapisan lilin. ya, aku adalah si pemuda dengan lapisan lilin. setiap kali aku mandi, setiap kali aku cuci muka, selalu saja tidak pernah basah.

Continue reading

horsing – Horror Singkat

Di sebuah rumah yang biasa pada suasana yang biasa, hiduplah Ibu dan Anak yang tinggal hanya berdua. Rumah yang sangat sederhana itu tampak lenggang, dan ditemani lampu remang yang temaram. Waktu menunjukkan waktu maghrib. Seluruh jalan sepi tidak ada orang satu pun yang berlalu lalang.

Malam itu si anak dan si ibu sedang sibuk packing sampai kemudian terdengar suara Ibu teriak dari dapur,  “udah siap belum nak?”. Selang beberapa detik kemudian terdengar jawaban si anak dari ruang tengah, “udah bu. aku tunggu di mobil ya”. Ibu pun menjawab singkat, “oke, Ibu segera menyusul”. Lalu si anak menunggu di jok belakang mobil.

Begitu selesai, sang Ibu segera menyusul anaknya dan ikut duduk di jok belakang, dan malam itu juga mereka berdua berangkat ke luar kota dengan mobil.

sebentar kemudian, si anak kaget. si ibu jadi ikut kaget karena anaknya kaget. si anak perlahan membuka mulutnya.. “ibu.. kita kan gak punya mobil..”, suara sayup si anak gemetar.. si ibu menjawab pula, “oh iya ibu lupa! kita kan tidak punya mobil”. mereka yang sedari tadi duduk di kursi belakang lalu saling pandang. “ka.. kalau tidak punya mobil, lalu ini mobil siapa??” mereka berdua saling menggenggam tangan ketakutan. mobil itu melaju kencang sampai jauh.

besok paginya kedua anak dan ibu itu dikabarkan hilang.

demikianlah kisah horor singkat kali ini.

“di mana-mana ada mobil hantu. hanya saja yang mana, itu kita tidak tahu”.

salam seram.

- TAMAT -

Samsung Ultrabook

Ultrabook Terbaru

Halo teman-teman yang budiman, kabarnya Samsung bakalan ngeluarin produk baru Ultrabook yang bakal direlease dalam waktu yang secepatnya lho. Ultrabook terbaru keluaran Samsung ini ada dua biji, yang mana adalah Samsung New Series 5 Ultra NP530U4E-S01ID dan Samsung Series 7 Ultra NP730U3E-S01IDMarilah kemari kita simak bersama kedua Ultrabook terbaru keluaran Samsung ini:

Reference: http://www.samsung.com/id/consumer/computers-printer/notebook-pc/ultra-portable/NP730U3E-S01ID?cid=id_seocompetion_ultrabook_2013

 

1. Samsung New Series 5 Ultra


Continue reading

Tentang Burung

Halo manteman jumpa lagi dengan dongeng dimsur yang kesekian. Awas persiapkan hati anda karena ini adalah kisah sedih. Dan siapkan juga tisu-tisu serta keperluan lain yang biasanya dibutuhkan ketika sedih. Oke ya siap ya. Jadi begini..

Suatu ketika ada pohon hijau dan burung yang hinggap di situ. Si Burung lalu terbang etapi kemudian jatuh. Si burung jatuh karena dia lupa pakai sayap. Sedih sekali dia jatuh dengan sangat kencang sampai ke tanah dan *bedebummmmm*.

Burung itu jatuh menimpa semut. Si Burung kaget. Si Semut lebih kaget. Apalagi saya.

Dalam kejadian yang sangat cepat itu muncullah Ratu Semut yang notabene adalah bos dari para semut. Doi ini selain bos, ya juga sebagai ibu, ya permaisuri, ya ratu, ya semuanya lah pokoknya. Pernah dengan ungkapan surga di telapak kaki ibu? nah. yaudah gakpapa.

Berlanjut dengan cerita si Ratu Semut yang murka karena anaknya ditiban burung yang lupa pake sayap itu tadi ya. Ratu Semut murka sekali lalu burung yang tanpa sayap itu digigit. eh yang punya burung mengaduh. “aduh burung saya”. (?)

Tapi percaya atau tidak ya, Ratu Semut sekali gigit justru jadi ketagihan. Digigit lagi tapi kali ini pelan-pelan. Si empunya burung mengaduh lagi. “aduh burung saya ehehehehe” (kali ini pakai tertawa karena agak happy).

Anak semut kecewa dengan tingkah ratunya yang semakin melenceng dari aturan perundang-undangan. “Seharusnya ratu membela saya! kenapa malah asik nganuin itu burung brengsek”, anak semut teriak marah. tapi tidak ada yang dengar ya namanya juga semut. FYI waktu dia teriak begini dia sambil nangis ya. dia kecewa. kecewa sekali.

Setahun lebih berlalu, negara semut dilanda kekacauan karena Permaisuri Ratu Semut Yang Mulia tidak pernah lagi mengatur negara. Dia malah terlalu asik nganuin si burung yang lupa pakai sayap. Negara semut jadi kacau. Anak-anak semut kelaparan, preman-preman semakin banyak, kemiskinan menyebar cepat, kampung kumuh kian menjamur. Dalam situasi yang kacau balau, muncullah seorang semut yang tidak asing. dia bernama anak semut.

Continue reading